Selasa, 06 Oktober 2015

1.1 TEORI PERUSAHAAN


Berikut beberapa butir penting yang dikemukakan teori perusahaan:

§  Organisasi yang menggabungkan dan mengatur semua sumber daya yang tersedia untuk menghasilkan barang dan jasa yang siap dijual.
§  Perusahaan bisnis adalah kombinasi antara: orang, asset fisik dan keuangan, serta system dan informasi.
§  Orang yang terlibat langsung: shareholders, management, employee, supplier, customers. Mereka dipengaruhi secara langsung oleh operasional perusahaan.
Society (stakeholders) dipengaruhi oleh kegiatan firm karena: 
  1. Bisnis gunakan sumberdaya yang langka
  2. Bisnis membayar pajak
  3. Bisnis menyediakan pekerjaan
  4. Bisnis memproduksi barang dan jasa untuk masyarakat. Oleh karena itu, perusahaan harus beroperasi secara optimal.
Teori Perusahaan mengakui maksimisasi laba sebagai sasaran utama perusahaan. Pertama-tama maksimisasi laba jangka pendek. Untuk jangka panjang, maksimisasi nilai yang diharapkan (expected value).
Keterbatasan Perusahaan
  • Biasanya perusahaan tidak akan bisa memaksimalkan laba atau nilainya.
  • Perusahaan biasanya beroperasi dalam kondisi keterbatasan atau adanya kendala-kendala tertentu yang menyebabkannya tidak dapat mencapai posisi optimal.
  • Ada 3 kategori keterbatasan: keterbatasan sumberdaya, keterbatasan jumlah atau mutu keluaran, dan batasan peraturan atau hukum.
      Dalam jangka panjang keberadaan mereka tidak saja menguntungkan bagi pemilik / pemegang saham, namun juga akan membawa manfaat bagi masyarakat luas dan pemerintah melalui suatu proses yang disebut arus kegiatan ekonomi ( The Circular Flow of Economic Actifity ).

      Tujuan akhir perusahaan :
      Maksimisasi nilai ( sekarang ) bersih perusahaan

     Tujuan antara ( Short Term ) :
  •      Maksimumkan Perusahaan
  •      Minimumkan Biaya
  •      Maksimumkan Nilai Penjualan
  •      Maksimumkan Rentabilitas modal sendiri

     NILAI PERUSAHAAN :
  •      nilai perusahaan didefinisikan sebagai nilai sekarang dari arus kas bersih perusahaan yang diharapkan di masa mendatang.
  •      Nilai sekarang adalah nilai laba masa mendatang yang diharapkan yang didiskonto kembali ke saat ini dengan suku bunga yang sesuai.
  •      Nilai perusahaan = nilai sekarang dr laba masa mendatang yg diharapkan 

1.2         1.2 Teori tentang Laba
         a) Risk-Bearing Theory of Profit
Laba ekonomi dibutuhkan oleh perusahaan untuk masuk dan bertahan dibeberapa bidang yang memiliki risiko di atas rata-rata.
         b) Frictional Theory of Profit
Laba timbul sebagai akibat dari gesekan atau gangguan dari keseimbangan jangka panjang.
         c) Monopoly Theory of Profit
Beberapa perusahaan dengan kekuatan monopoli dapat membatasi output dan mengenakan harga yang tinggi dibandingkan dengan harga pada pasar persaingan.
         d) Innovatioan Theory of Profit
Laba ekonomi adalah imbalan karena pengenalan dari inovasi yang berhasil.
         e) Managerial Efficieny Theory of Profit
Bila rata-rata perusahaan cenderung hanya memperoleh hasil normal dari investasi jangka panjang, perusahaan yang lebih efisien dari rata rata perusahaan tersebut akan memperoleh laba ekonomi.

Ada yang berpendapat bahwa teori tentang laba adalah :
      Laba merupakan motif perusahaan. Dalam ekonomi manajerial, laba dapat dibedakan menjadi laba ekonomi dan laba bisnis. Laba Bisnis adalah laba yang biasa kita kenal dalam perhitungan akuntansi, yakni pendapatan penjualan dikurangi Biaya Eksplisit (Akuntansi).Selain itu, dikenal juga Laba Ekonomi, yakni Laba bisnis dikurangi Biaya Modal yang Implisit danMasukan Lain yang Disediakan Pemilik dan dipergunakan perusahaan.

   1.3 Fungsi Laba
Laba suatu perusahaan memberikan signal penting bagi perusahaan mengenai realokasi sumberdaya dalam masyarakat, dimana hal tersebut mencerminkan perubahan kemampuan konsumen dan permintaan, dalam suatu waktu. Laba dapat turun akibat adanya pesaing baru yang muncul dalam pasar. Laba di bagi menurutnya kepentingan masing-masing.

      Laba Bisnis dan Laba Ekonomi :
  1.       Business profit; penerimaan dikurangi dengan biaya eksplisit.
  2.     Biaya eksplisit yaitu biaya yang benar benar dikeluarkan untuk membeli atau meggaji input yang digunakan dalam proses produksi.
  3.       Laba ekonomi berarti penerimaan dikurangi dengan baik biaya eksplisit maupun biaya implisit.
  4.     Biaya implisit adalah nilai input yang dimiliki dan digunakan oleh perusaahaan dalam proses produksi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar